Rencana Perumnas di Bawah Kepemimpinan Himawan Arief Sugoto

Rencana Perumnas di Bawah Kepemimpinan Himawan Arief Sugoto

Himawan Arief Sugoto merupakan direktur utama dari perum Perumnas pada masa kepemimpinan 2007-2015. Di bawah kepimpinannya, Perumnas berubah menjadi badan yang mampu dipercaya kembali oleh masyarakat sebagai developer perumahan terutama untuk masyarakat kelas menengah ke bawah. Kesulitan Perumnas mulai dari beli tanah, membangun rumah dengan menggunakan dana komersil sendiri membuat Perumnas harus pulih sehingga menjadi developer yang mampu dipercaya.

Strategi Himawan Arief Sugoto

Perumnas mengembangkan 80-90% hunian untuk masyarakat menengah ke bawah. Strategi yang disiapkan Perumnas adalah dengan membangun dan menjalankan program hunian yaitu sejuta rumah sesuai dengan program pemerintah namun juga mengerjakan proyek komersial. Pada masa Himawan Arief Sugoto, portofolio atau strategi yang diterapkan oleh Perumnas terbagi menjadi 2 yaitu untuk misi serta untuk komersial. Untuk menjaga produktivitas, Perumnas mendorong pembentukan anak perusahaan yang bertugas untuk menjadi city development, pengelola retail serta untuk sektor pendukung lainnya.

Perumnas juga menetapkan entitas strategis dalam pengelolaan land banking dan dimulai dengan cara yang bertahap namun tetap memiliki gambaran strategic planning. Dengan adanya anak usaha, diharapkan rencana proyek yang berlangsung dapat diselesaikan secara berkelanjutan dan tidak berhenti jika sudah selesai. Upaya untuk melakukan sinergi dengan instansi yang lainnya dapat memberikan peluang agar Perumnas dapat tumbuh sesuai dengan fisi misi untuk menjadi pengembang pemukiman perumahan untuk rakyat yang terpercaya dengan berkonsentrasi pada masyarakat kelas menengah ke bawah.

Walaupun terdapat kendala dalam pelaksanaannya misalnya karena masalah sengketa, mafia tanah dan menyebabkan proyek yang dilakukan atau direncanakan harus terhenti, namun, prospek jangka panjang dari Perumnas tergantung juga pada kebijakan pemerintah. Pembinaan dari pemerintah sangat diperlukan sehingga perumnas dapat menjalankan misi dengan baik. Dalam kepemimpinan Himawan Arief Sugoto, selain menggunakan strategi PSO, untuk pendanaan, strategi yang dilakukan Perumnas adalah dengan menggunakan pasar modal misalnya obligasi atau dengan sumber pendanaan dari Kemenkeu. Cara dalam pasar modal yaitu dengan memperbaiki rasio keuangan sehingga rating perusahaan naik dari kelas BB menjadi BBB dengan tujuan untuk meningkatkan investment grade. Akibatnya, Perumnas dapat menerbitkan skema pendanaan yang lebih murah dan untuk jangka panjang.

Share